Artikel

MENAPAK SEJARAH REFORMASI KRISTEN DI SWISS

July 11, 2018

Swiss dikenal dengan Pegunungan Alpen yang jadi tujuan Favorit wisatawan seluruh dunia dan pusat pembuatan jam legendaris. Juga, dikenal sebagai markas berbagai organisasi Internasional. Namun, Swiss punya cerita sebagai tempat bertumbuhnya pemikiran reformasi Kristen selain Jerman dengan Martin Luther.

Swiss menjadi pelopor reformasi Kristen dimulai Ulrich Zwingli seorang pastor di Gereja Grossmunster di Zurich Swiss yang menyelidiki Alkitab tentang Injil dari sudut pandang humanis. Ia menemukan bahwa iman adalah satu satunya kebenaran dan otoritas Alkitab melampaui seluruh interpretasi manusia. selain itu, perubahan penting dari konsep teologi Zwingli adalah tentang sakramen. Bagi Zwingli sakramen Kristen itu serupa dengan janji atau sumpah tentara untuk membuktrikan kjerelaan dirinya untuk mendengarakn dan menaati Firman Allah.

Setelah Zwingli, tokoh pembaru reformasi Kristen adalah pendeta dari Prancis yang mengungsi ke Swiss: Yohanes Calvin. Dengan latar belakang pendidikan di bidang filsafat dan hukum, Calvin banyak mempelajari Alkitab ia menemukan kaitan antara mengenal diri sendiri dan mengenal Allah. Seperti yg ia tulis dalam bukunya yg termasyhur, Institutio, bahwa ketika kita memiliki penbgenalan yang benar tentang diri, maka pengenalan itu akan membawa kita kepada pengenalan akan Allah. Sebaliknya, jika kita memiliki pengenalan yg benar akan Allah, kita akan mengenal diri kita dengan benar.

Awalnya, atas undangan William Farel, seorang pekabar Injil Krristen, Calvin tinggal di Jenewa untuk memulai semacam Negara Kristen Protestan. Namun, tawaran dari Farel dan Calvin ditolak oleh Dewan kota Jenewa yang menyebabkan mereka diusir.

Namun, beberapa tahun kemudian ketika konflik terkait teologi di antara kanton kanton (semacam kabupaten) di Swiss meningkat, Farel dan Calvin diundang kembali. Kali ini oleh Dewan kota Jenewa yg pernah menolak mereka- untuk memulai negara Teokrasi Protestan.

Dalam perkembangannya, permusuhan antara Protestan dan Katolik pun berakhir. Malah, kini menjadi rekat kembali. Berbagai kerja sama antara dua aliran agama tersebut berjalan baik. Misalnya, ada Perwakilan dari Gereja Katolik Roma di Dewan Gereja gereja dunia di Jenewa. Bahkan di kanton kanton Gereja Katolik dan Protestan diakui sebagai gereja resmi.

Bantuan

Staff kami dengan senang hati akan memberikan informasi mengenai tour ini, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan layanan kami.

021 571 2828

Tour Terkait

Holyeurope Holyeurope

Mari mengikuti jejak perjalanan iman orang-orang suci dan menikmati keindahan karya ciptaan Tuhan di...

Selengkapnya

Rome The Eternal City Rome The Eternal City

Today we begin our adventure to the land of ancient treasures and Christian history paralleled by mo...

Selengkapnya




© 2015 | Kebijakan Privasi
Hak Cipta Dilindungi

Hotline
021 571 2828
Syarat & Ketentuan